Perisaijurnalis.com, Polman – Personel Polres Polewali Mandar (Polman) melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polman yang dilanjutkan dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengawasan pendistribusian BBM dan LPG 3 kilogram bersubsidi di Kantor DPRD Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Senin (6/10/2026).
Pengamanan dipimpin Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H., bersama Kasat Intelkam IPTU Haspar, S.H., serta personel Unit III Tipiter Sat Reskrim Polres Polman.
Aksi tersebut diikuti sekitar 10 orang massa dan dipimpin Koordinator Lapangan Deby Akbar Tamrin. Dalam aksinya, massa membawa spanduk bertuliskan “Tuntaskan Polemik BBM dan Gas LPG 3 Kg”, pengeras suara serta selebaran berisi tuntutan.
Dalam penyampaian aspirasinya, massa HMI meminta evaluasi kinerja Satgas BBM, evaluasi penerapan Surat Edaran Bupati Polman, keterbukaan data kuota dan realisasi distribusi BBM bersubsidi, penertiban pengecer BBM yang diduga menjual dengan harga tinggi, serta pengusutan persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram.
Aksi kemudian dilanjutkan dengan RDP di Ruang Aspirasi DPRD Kabupaten Polman yang dihadiri Ketua DPRD Polman Fahri Fadly, Ketua Komisi II DPRD Polman Amir, Kepala Dinas Perindag Polman Agusnia Hasan Sulur, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Polman Andi Masri Masdar, Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi, serta Kasat Intelkam Polres Polman IPTU Haspar.
Dalam RDP tersebut, pemerintah daerah menjelaskan sejumlah langkah yang telah dilakukan dalam mengawasi pendistribusian BBM dan LPG bersubsidi, termasuk pembentukan Satgas, koordinasi dengan Pertamina, SPBE dan SPBU, serta pemantauan terhadap aktivitas distribusi di lapangan.
Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta data pengisian BBM dari Pertamina untuk dilakukan analisis dan ditindaklanjuti apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran.
Selain itu, Polres Polman secara rutin melaksanakan patroli dan pemantauan terhadap aktivitas pengisian BBM di sejumlah SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta mencegah terjadinya penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi.
RDP turut membahas sejumlah opsi untuk mengurai antrean BBM, termasuk kemungkinan penerapan sistem ganjil-genap serta evaluasi mekanisme rekomendasi bagi masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi.
Selama pelaksanaan kegiatan, personel Polres Polman melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap jalannya aksi hingga proses RDP selesai.
Sekitar pukul 16.15 WITA, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. (DF)

