Perisaijurnalis.com, Polman – Polsek Urban Wonomulyo Polres Polewali Mandar bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Bonra 2, Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (3/9/2026) malam.
Kebakaran tersebut diketahui setelah masyarakat melaporkan adanya kobaran api sekitar pukul 20.00 Wita. Api kemudian merambat dan meluas ke sejumlah lahan perkebunan milik warga di sekitar lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., bersama Kapolsubsektor Mapilli IPTU Suriadi, personel piket Polsek Urban Wonomulyo dan Polsubsektor Mapilli langsung mendatangi lokasi kejadian.
Upaya pemadaman dilakukan bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polman, personel Samapta Polres Polewali Mandar serta petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Polewali Mandar dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.
Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi dan berkoordinasi bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polman serta unsur terkait untuk mencegah api semakin meluas.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami langsung menuju lokasi bersama personel dan berkoordinasi dengan Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polman serta unsur terkait untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas ke lahan perkebunan milik warga,” ujar AKP Sandy Indrajatiwiguna.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan dan keterangan di lokasi, kebakaran tersebut menghanguskan lahan perkebunan milik dua warga dengan total luas diperkirakan mencapai sekitar 100 are.
Lahan milik Husain (44), seorang petani asal Dusun Bonra 2, diperkirakan terbakar seluas kurang lebih 30 are. Sementara lahan milik Tanda alias Pua Nur (60), juga warga Dusun Bonra 2, terbakar dengan luas diperkirakan sekitar 70 are.
Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. Api pertama kali terlihat muncul dari tengah lahan yang banyak ditumbuhi pohon rumbia, sebelum kemudian merambat ke area perkebunan milik warga.
Setelah dilakukan upaya pemadaman secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.10 Wita dengan menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh unsur, termasuk Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polman dan dukungan tiga unit mobil pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan. Namun, kami tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” tambah Kapolsek.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Berdasarkan keterangan awal warga, api pertama kali terlihat muncul dari tengah kawasan lahan yang banyak ditumbuhi pohon rumbia.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama masyarakat setempat tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Kapolsek Wonomulyo juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait apabila menemukan adanya titik api,” tegasnya.
Situasi di lokasi dilaporkan telah terkendali. Petugas bersama masyarakat tetap bersiaga dan melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali. (DF)

