Perisaijurnalis.com, Polman – Dalam upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, Polres Polewali Mandar bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitasi Intervensi Sumber Daya Pembangunan Desa/Kelurahan dalam rangka mewujudkan Desa/Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (5/11/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di Cafe Naichi, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Rakor dihadiri Kepala BNNK Polman Syabri Syam, S.Pd., M.Si., Kasat Binmas Polres Polman AKP M. Rustan, S.Sos., Lurah Sidodadi Abdul Aziz Bande, S.Sos., penyuluh narkoba BNNK Polman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidodadi Aipda Aswar, Babinsa Pelda Asnawi, serta 15 peserta dari unsur tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Kepala BNNK Polman sekaligus pembukaan acara, dilanjutkan penyampaian materi oleh Kasat Binmas Polres Polman dan penyuluh narkoba BNNK Polman.
Dalam sambutannya, Kepala BNNK Polman Syabri Syam menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menjadikan Kelurahan Sidodadi sebagai wilayah Bersinar, yakni bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Ia juga menjelaskan bahwa Kelurahan Sidodadi sebelumnya berada dalam kategori bahaya narkoba, namun saat ini telah mengalami penurunan menjadi kategori waspada. Hal tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pencegahan dan sosialisasi yang terus dilakukan bersama Polres Polman.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Polman AKP M. Rustan, S.Sos. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, dimulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga hingga lingkungan sekitar.
“Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap anak-anak dengan mengawasi pergaulan, aktivitas, serta mengetahui keberadaan mereka. Jangan sampai kita lengah terhadap bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ujar AKP M. Rustan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berani menolak segala bentuk peredaran narkoba serta melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba kepada pihak kepolisian atau BNNK Polman melalui layanan Call Center Polri 110.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan otak, tetapi juga berdampak terhadap kondisi mental, perekonomian keluarga, serta masa depan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya narkoba dan mampu berperan sebagai relawan antinarkoba, sehingga tercipta lingkungan yang mandiri, sehat, aman, dan bersih dari narkoba.
Polisi Bersama Masyarakat, Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih dari Narkoba. (DF)
