Perisaijurnalis.com, Polman – Sebuah insiden pengrusakan kendaraan bermotor terjadi di depan Gereja Musafir Lantora, Jalan Gunung Tammengundur, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, pada Minggu (05/04/2026) pagi.
Kejadian ini sekaligus menimbulkan dugaan pencurian, setelah seorang jemaat gereja mendapati tas milik istrinya hilang dari dalam mobil yang diparkir di lokasi ibadah.
Korban, MLS (43), seorang yang berdomisili di Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, menceritakan kronologi kejadian. Michael bersama keluarga tiba di Gereja Musafir Lantora sekitar pukul 05.05 WITA untuk mengikuti ibadah Paskah. Sebelum masuk ke dalam gereja, korban memarkirkan mobil Mitsubishi Xpander GLS di depan gereja, memastikan kendaraan terkunci rapat.
“Setelah ibadah selesai sekitar pukul 07.15 WITA, kami kembali ke mobil dan mendapati kaca belakang sebelah kiri pecah. Setelah diperiksa, tas milik istri saya yang berisi pakaian ganti sudah tidak ada di tempatnya,” ungkap MLS.
Saksi di lokasi kejadian antara lain istri korban, D (41), seorang PNS, dan anak korban, S (18), yang merupakan pelajar/mahasiswa. Keduanya memastikan bahwa tas yang hilang sebelumnya disimpan di dalam mobil, dan kejadian ini terjadi saat mereka sedang melaksanakan ibadah.
Kerugian materiil akibat pengrusakan kaca dan hilangnya tas diperkirakan mencapai Rp 2.000.000. Mobil yang menjadi sasaran adalah unit Mitsubishi Xpander GLS keluaran 2019, yang mengalami pecahnya kaca belakang kiri.
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu menyampaikan bahwa pihak kepolisian segera mendatangi lokasi Kejadian.
“Kami dari Polsek Polewali telah mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi-saksi. Masyarakat dihimbau agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Budi Adi, S.H.,S.Sos.,M.H. menegaskan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti. “Tim kami akan melakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti. Kami juga mengimbau masyarakat agar melaporkan setiap dugaan tindak pidana pencurian atau pengrusakan kendaraan, agar pelaku dapat segera ditindak,” kata Kasat Reskrim.
Personel kepolisian yang hadir di lokasi memastikan situasi dalam keadaan aman dan terkendali. Korban juga diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polres Polewali Mandar sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut.
Polisi menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar, agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. (DF)
