• Terms of Service
  • Indeks Berita
perisaijurnalis.com
  • Berita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • Lifestyle
No Result
View All Result
perisaijurnalis.com
No Result
View All Result
Home Berita

Niat Memperjuangkan Hak-Hak Guru di Pinrang, Djasman Tanreso Sosok Pria Sederhana Siap Bertarung Pada Pemilihan Ketua PGRI Pinrang 2025

Redaksi by Redaksi
Maret 14, 2025
in Berita, News
0
0
SHARES
169
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perisaijurnalis.com, Pinrang – Tidak terasa Konferensi PGRI Pinrang untuk pemilihan ketua dan pengurus baru, masa bakti 2025-2030, kembali akan digelar pada bulan april 2025 mendatang.

Sejumlah nama yang mencuat dan diprediksikan bakal ikut dalam Konferensi pemilihan ketua PGRI tersebut. Selain Drs Darmin,M.Si., (Ketua PGRI sekarang ini) juga muncul nama kandidat lainnya. Seperti, Drs. Djasman Tanreso,M.Si. M.Pd.,

Sosok pria sederhana kelahiran, 18 Agustus 1963 yang saat ini menjabat Sekertaris Bidang Pengembangan SDM PGRI Pinrang. Memang di mata para pendidik di bumi lasinrang pinrang dikenal memiliki komitmen kuat memperjuangkan hak-hak para guru yang ada di wilayah pinrang.

“Yang mendasari saya ikut maju pada konferensi pemilihan ketua PGRI, dalam rangka memperjuangkan hak-hak dari para guru di Kabupaten, sekaligus meluruskan perjuangan organisasi sesuai amanah yang ada dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PGRI.” Kata Djasman Tanreso, Kamis (14/3/2025).

Hak-hak guru sendiri banyak sekali, tidak saja hanya soal kesejahteraan. Namun juga soal regulasi kekinian tentang guru dari pusat yang perlu dikawal di daerah.

Salah satu yang menjadi atensinya, terkait pendampingan guru yang rentan tersangkut masalah. Seperti contoh yang akhir-akhir ini viral di media guru dilaporkan karena hal-hal sepele. Dan dalam hal ini guru yang selalu dipersalahkan.

“Inilah yang berusaha kita dampingi, agar guru tidak kaku atau takut dalam mengajar,” ujarnya.

Hal ini menurutnya yang terjadi sehingga menjadi problematika di dunia pendidikan.

Karena itu langkahnya tentu akan lebih meningkatkan pelaksanaan kerja sama dengan aparat kepolisian hingga tingkat bawah, sebab sudah ada kerjasama dengan kepolisian terkait penanganan hal-hal yang berkaitan dengan guru.

Selain itu, guru menjadi profesi perlu memiliki kode etik tersendiri. Kalau terjadi masalah, seharusnya nanti diselesaikan dulu di organisasi barulah dilanjutkan ke ranah yang lain. Seperti ranah hukum dan lainnya.

Terkait konferensi yang akan digelar di bulan april 2025 mendatang, Djasman Tanreso menyebut, “Semestinya PGRI yang bersifat independen tidaklah meminta arahan apalagi restu dari Bupati tentang siapa saja yang bakal calon ketua. Kalau itu masih dilakukan berarti organisasi PGRI masih berbau orde baru dan tidak lagi independen.” Ucapnya.

“Jadi biarkanlah anggota PGRI itu sendiri yang secara demokrasi tanpa ada istilah restu dari Bupati memilih siapa calon yang bisa meluruskan perjuangan organisasi.” Tambahnya.

Untuk diketahui, Djasman Tanreso, berkeinginan ikut maju pada konferensi pemilihan ketua PGRI ini, berdasarkan dedikasi ilmu dan pengalaman panjang dalam berorganisasi.

Mulai dari jabatan Sekertaris Umum Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) tahun 1994-2000. Yang saat diketuai oleh H.A.Irwan Hamid, berlanjut menjabat Wakil Ketua KNPI tahun 2002-2005. Kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua PGRI Pinrang di masa kepengurusan H. Marhabang selaku Ketua. Ia juga menjadi Pengurus PGRI Kecamatan Watang Sawitto di masa kepengurusan bapak Nurdin Didu.

Tidak hanya itu, Djasman Tanreso periode ini, masih diketahui menjabat Sekertaris Bidang Pengembangan SDM PGRI Pinrang dan Wakil Ketua Kwarcab Pinrang (periode sekarang).

Drs. Djasman Tanreso, M.Si. M.Pd. menyiapkan visi misi yang intisarinya adalah bagiamana mengawal hak-hak guru sesuai dengan regulasi yang berkembang. Dijabarkan, visi yang diusung diantaranya terwujudnya PGRI sebagai organisasi perjuangan, profesi, dan ketenagakerjaan yang mandiri dan non parpol. Menjadi organisasi profesi yang kolaboratif, aspiratif, kreatif, responsif dan adaptif.

Sedangkan misinya, meningkatkan kesadaran dan sikap guru serta mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya. Melaksanakan fungsi dan kewenangan organisasi serta mewujudkan prinsip-prinsip profesionalitas. Dan menjaga, mempertahankan, memperkuat peran PGRI sebagai organisasi perjuangan dan profesi. (MPJ)

Post Views: 526
Tags: Djasman Tanreso Sosok Pria Sederhana Siap Bertarung Pada Pemilihan Ketua PGRI Pinrang 2025Niat Memperjuangkan Hak-Hak Guru di Pinrang
Previous Post

Pastikan Mudik Aman Dan Nyaman, Satlantas Polres Polman Bagikan Stiker Hotline 110

Next Post

Wakapolres Polman Melakukan Pengecekan Harga Bahan Pokok di Bulan Suci Ramadhan di Pasar

Redaksi

Redaksi

Next Post

Wakapolres Polman Melakukan Pengecekan Harga Bahan Pokok di Bulan Suci Ramadhan di Pasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

perisaijurnalis.com

© 2026 Perisaijurnalis.com - Design By PT. DEMOOWEB DIGITAL INDONESIA

  • Berita Politik
  • Persija Jakarta
  • Sepakbola
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Gadget
  • Mobile
  • Startup
  • Travel
  • Fashion
  • Health
  • Politics
  • Business

© 2026 Perisaijurnalis.com - Design By PT. DEMOOWEB DIGITAL INDONESIA