Perisaijurnalis.com, Pinrang – Kapolres Pinrang AKBP Edy Shabara Manggabarani sebelumnya dengan tegas menyampaikan kepada massa aksi demonstrasi untuk menindak tegas oknum – oknum yang menyalahgunakan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Pinrang, Sulawesi Selatan, 23 Oktober 2025.
Pernyataan tersebut belum membuahkan hasil sesuai yang diharapakan oleh massa aksi diakibatkan anggota kepolisian yang turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pinrang menuai tanda tanya besar.
Bill Gates Kabid PTKP HMI Cabang Pinrang menyampaikan bahwa, ada indikasi kuat menunjukkan adanya dugaan kerja sama antara SPBU dan mafia BBM serta anggota kepolisian Polres pinrang.
Hal ini menunjukkan, pada saat anggota tipiter Polres Pinrang melakukan sidak di lapangan yang menuai tanda tanya besar dan memunculkan kecurigaan dari massa aksi karna bocornya informasi serta tidak dilakukan pemeriksaan cctv secara transparansi.
“Saya menduga kuat bahwa selama ini SPBU nakal, besar kaitannya dengan aparat penegak hukum. Persoalan seperti ini saja tidak mampu di ungkap apa lagi persoalan besar yang menunjukkan kegagalan besar Kapolres Pinrang mewujudkan supremasi hukum di bumi lasinrang,” ucapnya Keawak media, Minggu (26/10/2025).
Ia menambahkan bahwa, rencana akan diagendakan aksi susulan di Polres Pinrang terkait persoalan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi diduga marak terjadi di sejumlah SPBU yang sejauh ini belum membuahkan hasil dari APH.
padahal sudah jelas diatur dalam Permen ESDM Nomor 38 Tahun 2017, Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, para pengelola Pom Bensin mengangkangi aturan yang telah menjadi kepastian hukum, seyogianya harus ditaati.
Adapun sanksi hukum terhadap SPBU yang nakal melayani pembelian BBM memakai jerigen skala besar berupa pencabutan izin operasional dan dikenakan denda sebagaimana hukum berlaku.
“Kami memberi ultimatum keras terhadap Kapolres Pinrang agar betul-betul melakukan penindakan terhadap SPBU nakal dan memeriksa CCTV secara transparansi, jika tidak ada penindakan sesuai yang di harapkan massa aksi, maka injakan kaki dari Bumi Lasinrang dan sudah sepantasnya di copot dari jabatannya,“ tegas Bill Gates. (MPJ)

