• Terms of Service
  • Indeks Berita
perisaijurnalis.com
  • Berita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • Lifestyle
No Result
View All Result
perisaijurnalis.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ketua Mahacala UHO Kendari Angkat Bicara Terkait TWKM XXXV 2026 Mapala Se-Indonesia di Kendari

Redaksi by Redaksi
November 1, 2026
in Berita, Nasional, News
0
0
SHARES
83
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perisaijurnalis.com, Kendari – Sebelumnya diberitakan adanya polemik dan sorotan serta pernyataan sikap terbuka Ketua Mapala UNTIKA Luwuk Ketut Wicaksana pada pelaksanaan Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) XXXV 2026 Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Se-Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 22–28 Oktober 2026 di Mahacala UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sehubungan dengan adanya polemik dan sorotan serta pernyataan sikap terbuka, Ketua Mahacala UHO Kendari Ika Amalia sebagai pelaksana TWKM ke-XXXV Mapala Se-Indonesia angkat bicara.

“Salam Lestari!!!
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Salam sejahtera untuk kita sekalian. Ini kali kedua Mahacala menjadi tuan rumah, setelah 30 tahun yang lalu kami menjadi penyelenggara TWKM ke-8,” ucap Ketua Mahacala UHO Kendari Ika Amalia. Sabtu (30/10/2026).

Ika Amalia juga mengatakan, “Dalam memori organisasi kami, TWKM adalah wadah silahturahmi Mapala Se-Indonesia yang dibagi dalam dua jenis kegiatan, yaitu: Temu Wicara yang membahas berbagai isu terkini terkait lingkungan hidup, konservasi dan berbagai isu terkait kepencintaalaman. Dan akhir dari kegiatan TW biasanya lahir rekomendasi-rekomendasi dari Mapala se-Indonesia untuk berbagai pihak terkait isu-isu yg dibahas.”

“Di Kenal Medan, adalah tempat untuk berbagi pengalaman, pengetahuan dan teknologi atau peralatan terkini terkait kenal medan tersebut. Untuk itulah kami secara serius menyiapkan suksesnya kegiatan TWKM ini. Di TW, sebelum pembahasan
masalah-masalah secara internal, kami rancang seminar terkait isu yang menjadi program pemerintah dan juga dekat dengan isu lokal di Sulawesi Tenggara, yaitu Hilirisasi Hijau. Untuk itu kami mengundang berbagai narasumber yang kami pandang relevan, seperti : Kementerian Kehutanan, diwakili oleh Pak Darman, Kepala BKDSA DKI Jakarta, Indonesia Business Council, hadir secara daring bapak Arsjad Rasjid, ketua dewan pengawas Indonesia Business Council atau IBC, dan PT. Vale Indonesia, selaku salah satu perusahaan yang sudah berusaha untuk menerapkan proses-proses yang green dalam proses produksinya,” jelasnya.

“Tema dan narasumber sudah kami sampaikan di TOR kegiatan yang kami kirimkan bersama undangan jauh sebelum acara dimulai. Di Kenal Medan, kami berusaha sebaik mungkin untuk menyiapkan Kenal Medan yang berkualitas untuk kawan-kawan Mapala Se-Indonesia. Di Gunung Hutan kami menyiapkan Kenal Medan Pendakian Gunung Mekongga, yang proses pemberangkatannya kami mulai beberapa hari sebelum acara di mulai agar peserta bisa sampai ke puncak,” ungkapnya.

“Di Kenal Medan Diving, kami menyiapkan kegiatan di Wakatobi, salah satu site diving terbaik di Indonesia. Di sana peserta diving bersama sambil melakukan transplantasi terumbu karang dan diakhiri kenal medan kami juga mengurus lisensi diving bagi kawan-kawan peserta. Kenal medan Rock Climbing, kami memastikan peserta memperoleh pengalaman yang unik dengan melakukan pemanjatan di tebing Linomoyo yang merupakan salah satu spot panjat yang indah. Sementara di akhir acara kami sudah menyiapkan bakti sosial berupa sunatan massal dan pengamanan mangrove di Pulau Bokori,” tambahnya.

Lanjut Ika Amalia, “Alhamdulillah, semua rangkaian Kenal Medan berjalan dengan sukses, dan semua peserta telah kembali dengan selamat di Sekretariat Mahacala. Demikianpun dengan acara bakti sosial yang sudah selesai kami laksanakan dengan melakukan sunatan masal kepada 30 anak dan pemeriksaan kesehata gratis 70 warga di desa. Demikian juga penanaman mangrove sudah dilaksanakan dengan sukses.”

“Namun demikian, ibarat pepatah, tak ada gading yang tak retak, walaupun sudah berusaha sebaik mungkin, rupanya masih ada deadlock di arena Temu Wicara. Deadlock disebabkan karena sebagai peserta bersama delegasi lain, kami tidak setuju politisasi organisasi pencinta alam. Ada gerakan dari beberapa pihak yang ingin memperluas peran dari Pusat Koordinasi Nasional menjadi organisasi Mapala yang permanen, lengkap dengan Presiden dan Wakil Presiden serta semua kelengkapannya hingga Gubernur di tingkat propinsi,” katanya.

“Bagi Mahacala dan beberapa peserta lain, ini mengkhianati spirit kebebasan yang menjadi roh organisasi pencinta alam. Selama ini, semua organisasi adalah jenderal, bergerak secara independen dan bebas menentukan langkah-langkah sendiri. Tidak pernah ada sekelompok orang yang dapat bertindak mengatasnamakan Mapala se-Indonesia. Karena ketidaksepahaman inilah, rapat kemudian deadlock dan secara organisasi penyelenggaraan diambil alih oleh steering committee. Ini adalah hal yang biasa dalam setiap sidang di organisasi manapun. Namun kami sangat menyayangkan penyerangan sekretariat Mahacala UHO yang terjadi kemarin malam. Tindakan ini sama sekali tidak mencerminkan sifat persaudaraan yang selama ini menjiwai organisasi pencinta alam,” tegas Ika Amalia.

“Bagi kami, tindakan penyerangan ini sudah lebih mirip organisasi-organisasi yang berlatar belakang politik, dan mungkin itu alasan mengapa Mapala se-Indonesia dipaksa untuk memiliki Presiden dan Wakil Presiden. Demikian yang dapat saya sampaikan kepada semua pihak, dan Mahacala UHO akan senantiasa berdiri tegak bersama kawan-kawan yang menginginkan TWKM adalah ajang silahturahmi dan saling belajar, tanpa perlu ada organisasi nasional di bawah seorang Presiden. Terima kasih
Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Salam Sejahtera,” tutup Ketua Mahacala UHO Kendari Ika Amalia. (DF)

Views: 23
Tags: Angkat BicaraBicara Terkait TWKMKendariKetua Mahacala UHO Kendari Angkat Bicara Terkait TWKM XXXV 2026 Mapala Se-Indonesia di KendariMahacala UHO KendariMapala se-IndonesiaTWKM XXXV
Previous Post

Polsek Allu Bersama Warga dan Tim Satgas Padamkan Karhutla di Saragian, Cegah Api Meluas 

Next Post

Kabag Ops Polres Polman Pimpin Langsung Pengamanan Konser Adista Band

Redaksi

Redaksi

Next Post

Kabag Ops Polres Polman Pimpin Langsung Pengamanan Konser Adista Band

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

perisaijurnalis.com

© 2026 Perisaijurnalis.com - Design By PT. DEMOOWEB DIGITAL INDONESIA

  • Berita Politik
  • Persija Jakarta
  • Sepakbola
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Gadget
  • Mobile
  • Startup
  • Travel
  • Fashion
  • Health
  • Politics
  • Business

© 2026 Perisaijurnalis.com - Design By PT. DEMOOWEB DIGITAL INDONESIA