Perisaijurnalis.com, Polman – Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kabupaten Polewali Mandar bersama personel Polsubsektor Luyo dan Polsek Campalagian berjibaku memadamkan kebakaran lahan perkebunan kelapa sawit di Bukit Bunging-Bunging, Dusun Landi, Desa Baru, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (2/9/2026) malam.
Kebakaran tersebut diketahui setelah adanya siaran langsung melalui akun media sosial TikTok yang memperlihatkan kobaran api di area perkebunan kelapa sawit. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Campalagian segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Sekitar pukul 19.59 WITA, personel yang dipimpin Kapolsubsektor Luyo Ipda Abdul Hamid, bersama Ps. Kanit Intel Polsek Campalagian Aiptu Sirajuddin Rasyid, Ps. Kanit Reskrim Polsek Campalagian Aipda Ariady, serta anggota piket lainnya tiba di tempat kejadian.
Berdasarkan data sementara, kebakaran menghanguskan sekitar 5 hektare lahan perkebunan kelapa sawit milik sejumlah warga. Lahan tersebut diketahui milik Murni, Juhaepa, Hamida, M. Saleh Wahid, dan Kuria.
Masing-masing lahan diperkirakan memiliki luas sekitar satu hektare dengan kerugian material kurang lebih Rp7 juta. Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp35 juta.
Kebakaran bermula sekitar pukul 18.49 WITA saat warga melihat kobaran api dari arah perkebunan kelapa sawit. Masyarakat kemudian berbondong-bondong menuju lokasi dan berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, seperti kayu dan potongan daun kelapa sawit.
Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama oleh personel Polsubsektor Luyo, Satgas Karhutla Polman, Bhabinsa Luyo, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat.
Sejumlah armada pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut, di antaranya armada dari Campalagian, Tinambung, Polewali, dan Kodim. Setelah melalui upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.40 WITA.
Pasca kejadian, personel kepolisian memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah musim kemarau.
Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kondisi lahan perkebunan kelapa sawit yang dipenuhi daun dan material kering diduga turut mempercepat penyebaran api.
Kepolisian bersama pihak terkait akan terus melakukan pemantauan dan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan maupun kelalaian dari pihak tertentu.
Seluruh rangkaian kegiatan penanganan kebakaran berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali. (DF)
