Perisaijurnalis.com, Pinrang – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Suara Hati Rakyat (LSM GESUHRA) Menyikapi rencana pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. LSM GESUHRA menyampaikan harapan agar momentum ini tidak hanya menjadi seremonial belaka.
“Kami berharap pelantikan OPD di Kabupaten Pinrang bukan sekedar pelantikan semata. Jangan hanya ganti papan nama dan foto di ruang kerja. Rakyat butuh kinerja nyata, bukan mutasi rutinitas,” tegas Rahmat Ketua LSM GESUHRA. Rabu (15/7/2026).
3 Harapan LSM GESUHRA Kepada Pejabat yang Dilantik:
1. Kerja bukan pencitraan.Turun ke lapangan, selesaikan masalah rakyat. Jalan rusak, banjir, perbaikan saluran irigasi, antrean pelayanan harus jadi prioritas.
2. Bersih dari KKN. Jaga integritas. jauhi mark up proyek, pungli, dan kongkalikong pengadaan. Jabatan adalah amanah, bukan alat cari keuntungan.
3. Terbuka terhadap kritik. Buka pintu kantor untuk rakyat, wartawan, dan LSM. Jangan alergi kontrol sosial. Anggap kritik sebagai vitamin untuk perbaikan
“Yang dilantik hari ini adalah pelayan publik. Gajinya dari pajak rakyat. Jadi wajib mempertanggungjawabkan setiap kebijakan dan anggaran,” ujar Ketua LSM GESUHRA.
Pesan ke Bupati Pinrang
Ketua LSM GESUHRA mengapresiasi langkah Bupati dalam melakukan penyegaran birokrasi. Namun GESUHRA juga meminta ada sistem evaluasi kinerja 100 hari kerja.
“Dilantik itu mudah. Yang susah itu membuktikan. Kami akan catat dan kawal kerja pejabat baru. Kalau bagus kami apresiasi. Kalau tidak, kami kritik dengan data,” tambah Ketua LSM GESUHRA.
Ketua LSM GESUHRA juga meminta agar dalam pelantikan tidak ada “jual beli jabatan” dan semua berdasarkan kompetensi, integritas, dan track record.
“Selamat bertugas. Jangan kecewakan rakyat Pinrang,” tutupnya. (DF)

