Perisaijurnalis.com, Polman – Upaya penyelesaian masalah melalui pendekatan kekeluargaan kembali dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali. Pada Sabtu (30/5/2026).
Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali, Bripka Hasrat M., bersama Kepala Lingkungan Tanro Barat, Haeruddin, memfasilitasi mediasi terkait dugaan penganiayaan yang melibatkan dua warga yaitu Inisial A (28) dan R (20) di Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar.
Peristiwa tersebut bermula pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 23.00 WITA saat kedua pihak sedang bermain domino di teras rumah salah satu warga. Ditengah permainan, terjadi cekcok yang berujung pada pemukulan satu kali yang mengenai wajah pihak lainnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Kepala Lingkungan Tanro Barat memanggil dan mempertemukan kedua belah pihak guna menyelesaikan permasalahan melalui mediasi.
Dalam proses mediasi yang berlangsung secara kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai. Kesepakatan tersebut tercapai karena selain bertetangga dekat, keduanya juga masih memiliki hubungan keluarga.
Bripka Hasrat M. mengatakan bahwa penyelesaian masalah melalui musyawarah merupakan langkah yang baik untuk menjaga keharmonisan dan keamanan lingkungan.
“Kami mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan. Alhamdulillah, kedua belah pihak bersedia berdamai dan saling memaafkan. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin serta tidak berujung pada tindakan yang merugikan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga hubungan baik antarwarga dan mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
Kegiatan mediasi berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib. Dengan tercapainya kesepakatan damai, situasi kamtibmas di lingkungan setempat tetap terjaga kondusif. (DF)

