Perisaijurnalis.com, Pinrang – Aliansi pemuda dan masyarakat desa Sali Sali Kecamatan Lembang menyampaikan aspirasinya saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota komisi II DPRD Kabupaten Pinrang yang dilaksanakan di ruang DPRD Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (13/4/2026).
Pada RDP ini pemuda dan masyarakat Sali Sali menyampaikan aspirasinya terkait dengan persoalan listrik yang belum dinikmati oleh masyarakat Kampung Tubo Dusun Mariri Desa Sali Sali Kecamatan Lembang.
Pemimpin rapat sekaligus Ketua Komisi II saat membuka RDP mengatakan bahwa laporan aliansi masyarakat atas ketimpangan yang terjadi di Kampung Tubo, Desa Sali Sali baru sampai ditelinga mereka.
Dia juga mengatakan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus di penuhi, dan berjanji akan mengawal persoalan ini hingga menemui solusi dengan masuknya listrik PLN di Kampung Tubo.
Ihsan sebagai perwakilan masyarakat mengungkapkan bahwa di kampung Tubo ada sekitar 30 KK lebih yang berhak juga menikmati listrik PLN yang jaraknya 2 kilo meter dari ibu kota Desa Sali Sali atau titik adanya listrik.
Sedangkan dari pihak PLN sendiri mengatakan bahwa data mereka sama dengan yang di sampaikan oleh perwakilan masyarakat, dan pihak PLN siap dalam memasukkan listrik PLN, dalam artian jika sudah tidak adalagi persoalan administrasi yang bermasalah. Beberapa daerah bisa sangat lambat di aliri Listrik PLN karna persoalan administrasi.
Dalam RDP ini juga Camat Lembang menyampaikan bahwa beberapa daerah di Kecamatan Lembang memang belum menikmati aliran listrik, termasuk salah satu nya Kampung Tubo, Dusun Mariri, Desa Sali Sali, ia juga mengucapkan terima kasih kepada aliansi dan masyarakat karena berinisasi meminta RDP kepada DPRD Kabupaten Pinrang Komisi II. “Seharusnya ini menjadi tanggung jawab kami untuk berkordinasi dengan pemerintah terkait persoalan listrik PLN yang belum dinikmati masyarakat Kampung Tubo, Dusun Mariri, Desa Sali Sali.”
Kordinator aliansi juga mengatakan bahwa tanggung jawab ini harus di selesaikan oleh wakil rakyat, wakil kami, anggota DPRD Kabupaten Pinrang.
“Mengapa hal sangat mendasar seperti ini tidak mampu di penuhi padahal listrik PLN PLTA Bakaru mampu mengaliri listrik tiga Provinsi tetapi mengapa Kampung Tubo yang berada di Kabupaten Pinrang dan Kecamatan Lembang tempat berdiri PLN PLTA Bakaru, sudah puluhan tahun gelap.” Tegasnya. (DF)
