Perisaijurnalis.com, Polman – Warga Dusun Katitting, Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam rumahnya, Minggu (4/1/2026) pagi.
Mayat tersebut diketahui bernama Abd. Waris (54), seorang tukang ojek yang berdomisili di Dusun Sepabatu, Desa Sepabatu, Kecamatan Tinambung.
Penemuan bermula dari kecurigaan warga yang sudah lebih dari 10 hari tidak melihat korban beraktivitas, sementara lampu teras rumah korban terus menyala dan tercium bau menyengat dari dalam rumah.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Tinambung yang dipimpin Kanit Binmas IPDA Muh. Saleh, didampingi Kanit Reskrim AIPDA Firmansyah, S.H., segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Korban ditemukan dalam kondisi terbaring di ruang tengah rumah dan sudah dalam keadaan membusuk.
Selanjutnya, Tim Identifikasi Polres Polman yang dipimpin IPDA Morris Henrieke bersama Kanit Identifikasi Satreskrim AIPTU Mayung Arifin serta Tim Kesehatan Puskesmas Tinambung melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah, disaksikan oleh pihak keluarga.
Kapolsek Tinambung Muh. Azharil Naufal menjelaskan bahwa dari hasil identifikasi awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan Tim Identifikasi tidak menemukan tanda kekerasan. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” ujar Kapolsek.
Dari keterangan keluarga dan rekan korban, diketahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit, di antaranya gula darah tinggi, kolesterol, dan asam urat. Korban juga diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut, sementara istri dan anaknya menetap di Kabupaten Majene.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dimakamkan pada hari yang sama di Dusun Kekkes, Desa Sepabatu, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila mengetahui adanya kondisi mencurigakan di lingkungan sekitar guna mencegah kejadian serupa. (DF)

